JOMBANG, PojokUpdate.com – Banyaknya dapur SPPG yang disuspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena tidak standart mendapatkan reaksi dari kalangan masyarakat. Salah satunya adalah dari Aliansi Masyarakat Peduli Jombang (MRJ).
Sekjend MRJ, Syadat Al Mahiri menyatakan, banyaknya dapur SPPG yang disuspend oleh BGN mengindikasikan bahwa dalam proses verifikasi dapur dilakukan dengan asal-asalan.
“Bagaimana mungkin kalau lolos verifikasi oleh tim, namun di kemudian hari dapur disuspend karena alasan kurang standart. Ini kan indikasinya jelas kalau dalam proses verifikasi dapur SPPG di awal itu asal-asalan,” ungkap Syadat.
Bahkan, ia juga menceritakan bahwa ada upaya penekanan oleh investor terhadap tim verifikasi untuk meloloskan dapur tertentu, dengan alasan dapur tersebut adalah milik para Big Bos.
“Ya saya mendengar itu, bahkan di Jombang juga saya sempat mendapatkan informasi bahwa mereka para investor menekan tim verifikasi untuk bisa meloloskan meski dapurnya belum standart. Dan mereka mencatut nama big bos yang ada di pusat, termasuk orang BGN. Sehingga tentu saja tim verifikasi tidak berani untuk tidak meloloskan,” tegasnya.
Ia berharap, program yang memakan biaya APBN yang cukup besar ini, benar-benar dikelola dengan baik tanpa permainan-permainan. Sehingga programnya bisa sesuai dan tepat sasaran.
“Ditangkapnya 3 mantan petinggi BGN itu adalah alarm, bahwa program ini ada banyak permasalahan. Sehingga pimpinan BGN yang baru, harus benar-benar berbenah dan mengevaluasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Korwil SPPI Kabupaten Jombang, Deny Setiawan mengatakan bahwa pihaknya lebih bertugas untuk mengedukasi tiap-tiap dapur SPPG agar memenuhi standart dan kualifikasi.
“Ya kami memang hari ini tupoksinya adalah memberikan edukasi terhadap dapur-dapur yang belum standart. Begitu juga yang baru akan membangun, agar mereka bisa memenuhi standarisasi BGN sehingga tidak ada masalah di kemudian hari,” ungkap Deny.
Saat ditanya terkait adakah tekanan dari pihak investor untuk meloloskan dapur yang tidak sesuai standart, Deny lebih memilih tidak menjawab dan mempersilahkan bertanya ke yang lain.










