BANGKALAN, PojokUpdate.com – Kegiatan 1001 Kopi Gratis yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan pada Jumat (12/6/2026) mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Tak hanya disambut antusias, unggahan terkait kegiatan tersebut juga dibanjiri beragam komentar warganet, mulai dari candaan hingga sindiran.
Sejumlah netizen memberikan tanggapan yang beragam di media sosial. Salah satunya akun @nuys B yang mengaku sempat salah paham dengan konsep acara tersebut.
“Ternyata festival kopi, saya kira ngopi bareng alias diskusi,” tulisnya.
Komentar lain yang cukup menyita perhatian datang dari warganet yang mengaitkan kegiatan itu dengan program parkir berlangganan. Dalam komentarnya, ia menulis dalam bahasa Madura:
“Tang pessenah motor langganan parkir keng etuker kopi yeh,” yang jika diterjemahkan berarti “Uang parkir berlangganan saya cuma ditukar kopi ya.”
Tak sedikit pula netizen yang menanggapi dengan nada santai. Salah satu akun menulis:
“Maaf pak kalau kopi hitam saya nggak ikutan deh,” disertai emoji tersenyum.
Meski menuai berbagai respons, kegiatan yang digelar di halaman kantor Dishub tersebut tetap berlangsung meriah dan menarik perhatian masyarakat pecinta kopi.
Acara ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya ngopi sekaligus menghidupkan aktivitas publik di ruang terbuka.
Menanggapi berbagai komentar yang beredar, Kepala Dinas Perhubungan Bangkalan, Hasan Faisol, menegaskan bahwa kegiatan 1001 Kopi Gratis tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun anggaran negara.
Menurutnya, pelaksanaan acara sepenuhnya didukung melalui kerja sama dengan pihak ketiga, event organizer (EO), serta sponsor.
“Kegiatan ini tidak menggunakan uang negara atau APBD. Kami bekerja sama dengan EO dan sponsor,” ujar Faisol saat memberikan sambutan dalam soft opening 1001 Kopi Gratis.










