JOMBANG, PojokUpdate.com – Sekitar 1.000 Buruh pabrik kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) harus menelan pil pahit karena akan diberhentikan oleh perusahaan. Perusahaan yang berada di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang itu berdalih sedang melakukan efisiensi agar perusahaan bisa tetap berjalan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat pemberitahuan terkait rencana PHK dari perusahaan tersebut.
Menurut dia, sekitar 1.000 pekerja direncanakan terdampak kebijakan tersebut. Meski demikian, Disnakertrans masih akan melakukan klarifikasi kepada manajemen perusahaan untuk memastikan proses yang ditempuh telah sesuai dengan ketentuan ketenagakerjaan.
“Kami sudah menerima surat pemberitahuan dari perusahaan. Selanjutnya kami akan memanggil pihak manajemen untuk melakukan klarifikasi dan memastikan seluruh prosedur ketenagakerjaan dijalankan sesuai aturan,” kata Isawan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga akan menyiapkan langkah-langkah penanganan apabila PHK massal tersebut benar-benar dilaksanakan. Rencana PHK kali ini disebut menjadi yang terbesar dalam sejarah perusahaan.
Sebelumnya, PT SGS juga telah melakukan efisiensi tenaga kerja secara bertahap. Namun jumlah pekerja yang terdampak kali ini mencapai hampir separuh dari total karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut.
“Karena kemarin bahasanya itu untuk menyelamatkan kapal supaya tidak karam, nah ini tentunya perlu ada penyelamatan-penyelamatan seperti itu. Dan yang kedua, diprioritaskan untuk tenaga di penunjang, bukan di tenaga produksi. Kemudian ada pengurangan shift dari 3 menjadi 2 shift.” pungkas Isawan.
Pemerintah Kabupaten Jombang bersama instansi terkait kini masih menunggu hasil klarifikasi dengan pihak perusahaan sebelum menentukan langkah lanjutan guna melindungi hak-hak pekerja yang terdampak.










