JOMBANG, PojokUpdate.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Jombang-Surabaya, tepatnya di jalur putar balik Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.
Insiden tersebut melibatkan sebuah truk Mitsubishi, sepeda motor Honda Beat, seorang sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas), serta sebuah truk lain yang identitasnya belum diketahui.
Akibat kecelakaan itu, seorang supeltas bernama Anton Prasetyo (20), warga Kecamatan Mojoagung, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis. Sementara seorang pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di RSUD Jombang.
Saksi mata, Andrian (35), mengatakan kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi bernomor polisi AG 8911 UF melaju dari arah Mojoagung menuju Mojokerto. Truk tersebut dikemudikan Askur (70), warga Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Setibanya di lokasi kejadian, truk diduga menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S 2109 NJM yang dikendarai Sukiman (58), warga Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Saat itu, sepeda motor berada di sisi kiri jalan karena dihentikan oleh supeltas yang sedang mengatur arus kendaraan.
“Setelah itu truk juga menabrak supeltas yang sedang membantu kendaraan berputar balik serta menyenggol truk lain yang belum diketahui identitasnya,” kata Andrian.
Benturan keras menyebabkan Anton Prasetyo dan pengendara sepeda motor mengalami luka serius. Warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Namun, nyawa Anton tidak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan penanganan di Puskesmas Miagan, Mojoagung.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurut dia, petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta memeriksa sopir truk guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
“Untuk penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk dan sejumlah saksi,” ujar Siswanto.
Kasus kecelakaan tersebut kini masih ditangani Satlantas Polres Jombang.










