Pojok Update
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Politik dan Pemerintahan
  • Lainnya
    • Seni dan Budaya
    • Khazanah Desa
    • Opini
    • Sosial dan Ekonomi
    • Wisata dan Kuliner
    • Advertorial
  • Home
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Politik dan Pemerintahan
  • Lainnya
    • Seni dan Budaya
    • Khazanah Desa
    • Opini
    • Sosial dan Ekonomi
    • Wisata dan Kuliner
    • Advertorial
No Result
View All Result
Pojok Update
No Result
View All Result
Home Sosial dan Ekonomi

Upaya Mediasi di DPRD Jombang Buntu, Nasib Ribuan Karyawan PT SGS Jombang Masih Menggantung

by Muiz
15 Juni 2026
Reading Time: 3 mins read

JOMBANG, PojokUpdate.com – Rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerja di PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Jombang masih belum menemukan titik terang. Upaya mediasi yang difasilitasi DPRD Kabupaten Jombang melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (15/6/2026), belum menghasilkan kesepakatan antara perusahaan dan serikat pekerja.

RELATED POSTS

1.000 Buruh Pabrik Kayu Lapis di Jombang Akan di PHK Massal, Perusahaan Sedang Melakukan Efisiensi

Resmi! Harga BBM Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter Mulai 10 Juni 2026

Gus Fatchrur Pimpin APINDO Jombang 2026–2031, Fokus Dorong Investasi dan Perluas Lapangan Kerja

Rapat yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Jombang tersebut dihadiri manajemen perusahaan, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jombang, serta perwakilan serikat buruh.

Ketua Komisi D DPRD Jombang, Mochamad Agung Natsir, menegaskan bahwa pihak legislatif berharap persoalan ketenagakerjaan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog tanpa harus berujung pada PHK massal.

Menurutnya, DPRD mendorong semua pihak untuk membuka ruang komunikasi guna mencari solusi terbaik bagi perusahaan maupun para pekerja yang terdampak.

“Dewan ingin rencana PHK ini bisa dibicarakan dan dicarikan solusi. Pihak dewan menegaskan tidak ingin ada PHK massal kepada seluruh pekerja,” ucapnya saat RDP berlangsung.

Sementara itu, Kepala Disnaker Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, mengatakan rapat digelar untuk mengevaluasi perkembangan komunikasi antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja, setelah sejumlah pertemuan sebelumnya dilakukan.

Ia menjelaskan, kondisi industri saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, sehingga pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak, untuk melanjutkan proses komunikasi dan konsolidasi internal.

“Hasil pertemuan hari ini masih berupa proses komunikasi. Dari pihak manajemen akan melaporkan hasil pembahasan kepada pimpinan perusahaan, sedangkan serikat pekerja juga akan melakukan konsolidasi untuk menentukan langkah terbaik,” ujarnya saat dikonfirmasi usai RDP berakhir.

Menurut Isawan, diskusi yang berlangsung juga memberikan pemahaman kepada para pekerja mengenai kondisi yang dihadapi perusahaan saat ini.

Ketua Serikat Buruh Plywood Jombang (SPBJ) Hadi Purnomo angkat bicara dan mendesak pihak manajemen perusahaan untuk segera menghentikan proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang saat ini tengah berjalan. Ia menilai proses tersebut penuh dengan kejanggalan dan merugikan para karyawan tetap.

“Percuma kalau saya dikasih ruang untuk komunikasi dengan pusat, tetapi proses PHK tetap berlanjut. Ya habislah teman-teman,” ujar Hadi dalam pernyataannya.

Ia menambahkan bahwa situasi kian mendesak karena pemanggilan karyawan untuk penandatanganan Perjanjian Bersama (PB) ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

Hadi menyoroti adanya indikasi manipulasi alasan keuangan oleh pihak perusahaan. Manajemen disebut-sebut menggunakan dalih mengalami kerugian agar bisa memotong hak pesangon karyawan menjadi hanya sebesar 0,5 kali ketentuan. Namun, alasan tersebut dinilai kontradiktif dengan fakta yang terjadi di lapangan.

“Teman-teman di-PHK, tapi mereka memasukkan karyawan opsesi (outsourcing) baru. Dari segi mana mereka bangkrut, dari segi mana ada kerugian? Itu namanya tidak suportif,” tegasnya.

Hadi juga mengingatkan bahwa pesangon merupakan hak mutlak karyawan yang wajib dibayarkan, bahkan jika pabrik dinyatakan pailit sekalipun.

Kejanggalan lain yang diungkapkan adalah adanya strategi penggantian posisi secara bertahap. Berdasarkan laporan dari para pekerja, posisi-posisi (job description) yang ditinggalkan oleh karyawan tetap yang terkena PHK, kini mulai diisi oleh tenaga kerja alih daya (outsourcing).

Hadi mengingatkan bahwa berdasarkan regulasi (PP No. 35/2021 atau aturan terkait alih daya), penggunaan tenaga outsourcing memiliki batasan ketat dan tidak bisa diterapkan secara sembarangan di semua lini pekerjaan.

Selain mengkritik pihak perusahaan, Hadi secara terbuka melayangkan kekecewaannya terhadap kinerja jajaran pemerintah, khususnya Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) serta tim deteksi dini.

Tim bentukan yang terdiri dari unsur pekerja, pemerintah, dan kepolisian tersebut dinilai mandul dan tidak memberikan hasil konkret dalam melindungi hak-hak pekerja.

Ia membeberkan kronologi kunjungan tim deteksi dini yang dianggap janggal. Pada tanggal 4, tim tersebut melakukan investigasi ke perusahaan untuk membahas laporan pelanggaran yang harus dibenahi. Namun anehnya, dalam pertemuan tersebut sama sekali tidak ada pembahasan atau informasi mengenai rencana PHK.

“Tiba-tiba di tanggal 5-nya muncul proses PHK (sosialisasi). Ini kan jelas terlalu dipaksakan,” kata Hadi.

Hadi menyayangkan sikap instansi terkait yang terkesan melakukan pembiaran, padahal klaim utamanya adalah untuk menjaga dan mencegah terjadinya PHK.

Hingga berita ini ditulis kepastian nasib pekerja PT. SGS Jombang masih menggantung dan masih menunggu adanya pertemuan lebih lanjut antara petinggi perusahaan dan serikat pekerja.

Tags: DPRD JombangPHK MassalPlywood
ShareTweet

Related Posts

1.000 Buruh Pabrik Kayu Lapis di Jombang Akan di PHK Massal, Perusahaan Sedang Melakukan Efisiensi
Sosial dan Ekonomi

1.000 Buruh Pabrik Kayu Lapis di Jombang Akan di PHK Massal, Perusahaan Sedang Melakukan Efisiensi

10 Juni 2026
Resmi! Harga BBM Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter Mulai 10 Juni 2026
Sosial dan Ekonomi

Resmi! Harga BBM Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter Mulai 10 Juni 2026

10 Juni 2026
Gus Fatchrur Pimpin APINDO Jombang 2026–2031, Fokus Dorong Investasi dan Perluas Lapangan Kerja
Sosial dan Ekonomi

Gus Fatchrur Pimpin APINDO Jombang 2026–2031, Fokus Dorong Investasi dan Perluas Lapangan Kerja

4 Juni 2026
Dampak Dolar Menguat, Perajin Manik-Manik Kaca di Jombang Kebanjiran Pesanan dari Luar Negeri
Sosial dan Ekonomi

Dampak Dolar Menguat, Perajin Manik-Manik Kaca di Jombang Kebanjiran Pesanan dari Luar Negeri

2 Juni 2026
Polres Jombang Salurkan 39 Hewan Kurban untuk Ponpes, Panti Asuhan, dan Masyarakat
Sosial dan Ekonomi

Polres Jombang Salurkan 39 Hewan Kurban untuk Ponpes, Panti Asuhan, dan Masyarakat

27 Mei 2026
Rombongan Biksu Thudong Singgah di Tebuireng Jombang, Kenang Pesan Perdamaian Gus Dur
Sosial dan Ekonomi

Rombongan Biksu Thudong Singgah di Tebuireng Jombang, Kenang Pesan Perdamaian Gus Dur

19 Mei 2026

Recommended Stories

Gelar Bimtek Pendekatan Deep Learning dan Penguatan Branding Gelombang 2, Disdikbud Jombang Ingin Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Gelar Bimtek Pendekatan Deep Learning dan Penguatan Branding Gelombang 2, Disdikbud Jombang Ingin Tingkatkan Kualitas Pendidikan

14 Mei 2025
Jelang Muscab 2026, DPC PKB Jombang Dorong Gen Z Duduki Posisi Strategis

Jelang Muscab 2026, DPC PKB Jombang Dorong Gen Z Duduki Posisi Strategis

15 Maret 2026
Genjot Program 100 Hari Kerja, Bupati Warsubi Launching Kegiatan Fisik Bagi Satuan Pendidikan

Genjot Program 100 Hari Kerja, Bupati Warsubi Launching Kegiatan Fisik Bagi Satuan Pendidikan

2 Mei 2025

Popular Stories

  • Polisi Sita Satu Karung Plastik Pil Koplo di Kabuh Jombang, Total 50 Ribu Butir dalam Kemasan Botol

    Polisi Sita Satu Karung Plastik Pil Koplo di Kabuh Jombang, Total 50 Ribu Butir dalam Kemasan Botol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Subsidi, Ratusan Guru TPQ di Jombang Diberangkatkan Umroh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RA Muslimat Bandung 1 Jombang Bagikan 1.000 Takjil Gratis, Siswa dan Wali Murid Turun Langsung ke Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasil Lab Ungkap Penyebab Keracunan Puluhan Santri di Mojoagung Jombang, SPPG Betek Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.000 Buruh Pabrik Kayu Lapis di Jombang Akan di PHK Massal, Perusahaan Sedang Melakukan Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Pojok Update

© 2024 PojokUpdate.com

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Hukum dan Kriminal
  • Khazanah Desa
  • Opini
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Politik dan Pemerintahan
  • Seni dan Budaya
  • Sosial dan Ekonomi
  • Wisata dan Kuliner

© 2024 PojokUpdate.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In