Pojok Update
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Politik dan Pemerintahan
  • Lainnya
    • Seni dan Budaya
    • Khazanah Desa
    • Opini
    • Sosial dan Ekonomi
    • Wisata dan Kuliner
    • Advertorial
  • Home
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Politik dan Pemerintahan
  • Lainnya
    • Seni dan Budaya
    • Khazanah Desa
    • Opini
    • Sosial dan Ekonomi
    • Wisata dan Kuliner
    • Advertorial
No Result
View All Result
Pojok Update
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

PMII Soroti Pengelolaan Sampah MBG di Bangkalan, SPPG Diminta Tak Lepas Tangan

by pojokupdate
11 Juni 2026
Reading Time: 2 mins read

BANGKALAN, PojokUpdate.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangkalan mendapat kritik tajam dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STKIP PGRI Bangkalan.

RELATED POSTS

Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih Berikan Beasiswa S1 kepada Lebih dari 150 Mitra Driver dan Keluarga

Puluhan Apotek di Sampang Belum Kantongi Izin, Dinas Sebut Terkendala Apoteker

Pemkab Sampang Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat, Kuota Terbatas hanya 90 Siswa

Program yang digadang-gadang sebagai solusi peningkatan gizi masyarakat itu dinilai berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan baru karena belum disertai sistem pengelolaan sampah yang memadai.

Ketua Komisariat PMII STKIP PGRI Bangkalan, Husnul, menilai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama ini terlalu fokus pada penyediaan makanan dan pengelolaan limbah cair. Sementara, persoalan sampah padat hasil operasional dapur MBG belum menjadi perhatian serius.

Menurutnya, tidak semestinya seluruh beban pengelolaan sampah diserahkan kepada pemerintah daerah yang saat ini juga menghadapi keterbatasan armada dan anggaran operasional.

“SPPG jangan hanya fokus pada produksi makanan dan pengelolaan limbah cair melalui IPAL. Sampah yang dihasilkan setiap hari juga harus menjadi tanggung jawab mereka. Jangan sampai seluruh beban pengelolaan sampah diserahkan kepada pemerintah daerah,” tegas Husnul, Kamis (11/6/2026).

Ia menilai setiap dapur MBG seharusnya telah memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri sejak awal beroperasi. Mulai dari pemilahan sampah, pengolahan sampah organik, hingga membangun kemitraan dengan pengelola sampah di tingkat desa.

Husnul menegaskan persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan hanya dengan kewajiban membayar retribusi sampah. Menurutnya, SPPG harus menunjukkan komitmen nyata dalam mengurangi volume sampah yang dihasilkan.

“Kami melihat persoalan ini tidak cukup diselesaikan hanya dengan penarikan retribusi. Harus ada komitmen dari SPPG untuk mengurangi dan mengelola sampah yang mereka hasilkan. Jangan sampai semuanya bergantung pada armada pemerintah yang memang terbatas,” ujarnya.

PMII mengingatkan agar program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat tidak berubah menjadi sumber masalah lingkungan akibat lemahnya tata kelola sampah.

“Jangan sampai program yang baik ini justru meninggalkan masalah lingkungan bagi masyarakat. SPPG harus menunjukkan komitmen terhadap aspek lingkungan, bukan hanya aspek pemenuhan gizi,” katanya.

Kritik tersebut muncul setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan mengakui belum mampu menjangkau seluruh lokasi penyelenggara MBG. Keterbatasan armada dan anggaran operasional menjadi kendala utama dalam pengangkutan sampah dari dapur-dapur MBG yang tersebar di berbagai wilayah.

Ketua Satgas MBG Bangkalan, Bambang Mustika mengungkapkan, pengambilan sampah saat ini hanya dapat dilakukan pada lokasi yang dekat dengan fasilitas pengelolaan sampah.

“Untuk lokasi yang dekat dengan fasilitas pengelolaan, DLH sudah bisa melakukan pengambilan. Tetapi untuk daerah yang jauh masih terkendala kendaraan dan transportasi,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala DLH Bangkalan Ahmad Siddik mengungkapkan bahwa kepatuhan pembayaran retribusi sampah dari penyelenggara MBG juga masih rendah. Dari sejumlah penyelenggara yang telah menerima surat imbauan, baru sekitar 20 pihak yang melakukan pembayaran.

Menurut Siddik, pengelolaan sampah hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) memang menjadi kewenangan DLH. Namun, untuk pengangkutan sampah dari lokasi penyelenggara MBG, pihaknya masih menghadapi keterbatasan anggaran, terutama untuk kebutuhan bahan bakar kendaraan operasional.

“Untuk pengangkutan dari lokasi yang jauh masih terkendala anggaran BBM, sehingga perlu dukungan TPS 3R maupun pengelola sampah di tingkat desa,” jelasnya.

Tags: BGNMBGPMII BangkalanSPPG
ShareTweet

Related Posts

Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih Berikan Beasiswa S1 kepada Lebih dari 150 Mitra Driver dan Keluarga
Pendidikan dan Kesehatan

Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih Berikan Beasiswa S1 kepada Lebih dari 150 Mitra Driver dan Keluarga

17 Juni 2026
Puluhan Apotek di Sampang Belum Kantongi Izin, Dinas Sebut Terkendala Apoteker
Pendidikan dan Kesehatan

Puluhan Apotek di Sampang Belum Kantongi Izin, Dinas Sebut Terkendala Apoteker

15 Juni 2026
Pemkab Sampang Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat, Kuota Terbatas hanya 90 Siswa
Pendidikan dan Kesehatan

Pemkab Sampang Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat, Kuota Terbatas hanya 90 Siswa

13 Juni 2026
Musim Pendaftaran Sekolah dan Kuliah, Layanan Surat Sehat RSUD Jombang Diserbu Pemohon
Pendidikan dan Kesehatan

Musim Pendaftaran Sekolah dan Kuliah, Layanan Surat Sehat RSUD Jombang Diserbu Pemohon

4 Juni 2026
Dulu Guru Pernah Terjatuh, Mahasiswa UNHASY Hadirkan Reflektor Jalan untuk Terangi Jalur Brangkal–Jiporapah Jombang
Pendidikan dan Kesehatan

Dulu Guru Pernah Terjatuh, Mahasiswa UNHASY Hadirkan Reflektor Jalan untuk Terangi Jalur Brangkal–Jiporapah Jombang

3 Juni 2026
Peringati HBDI, RSUD Ploso dan PERDAMI Jatim Gelar Operasi Katarak Gratis untuk Puluhan Warga
Pendidikan dan Kesehatan

Peringati HBDI, RSUD Ploso dan PERDAMI Jatim Gelar Operasi Katarak Gratis untuk Puluhan Warga

25 Mei 2026

Recommended Stories

Disdikbud Jombang Adakan Rapat Koordinasi untuk Sukseskan Gerakan Sekolah Sehat dan 7 Kebiasaan Anak Hebat

Disdikbud Jombang Adakan Rapat Koordinasi untuk Sukseskan Gerakan Sekolah Sehat dan 7 Kebiasaan Anak Hebat

15 Agustus 2025
Polisi Pastikan Kematian Perempuan di Kos Jogoroto Jombang Tidak Wajar, Kakak Korban Diamankan

Polisi Pastikan Kematian Perempuan di Kos Jogoroto Jombang Tidak Wajar, Kakak Korban Diamankan

15 Juni 2026
Dampak Dolar Menguat, Perajin Manik-Manik Kaca di Jombang Kebanjiran Pesanan dari Luar Negeri

Dampak Dolar Menguat, Perajin Manik-Manik Kaca di Jombang Kebanjiran Pesanan dari Luar Negeri

2 Juni 2026

Popular Stories

  • Polisi Sita Satu Karung Plastik Pil Koplo di Kabuh Jombang, Total 50 Ribu Butir dalam Kemasan Botol

    Polisi Sita Satu Karung Plastik Pil Koplo di Kabuh Jombang, Total 50 Ribu Butir dalam Kemasan Botol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Subsidi, Ratusan Guru TPQ di Jombang Diberangkatkan Umroh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RA Muslimat Bandung 1 Jombang Bagikan 1.000 Takjil Gratis, Siswa dan Wali Murid Turun Langsung ke Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasil Lab Ungkap Penyebab Keracunan Puluhan Santri di Mojoagung Jombang, SPPG Betek Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.000 Buruh Pabrik Kayu Lapis di Jombang Akan di PHK Massal, Perusahaan Sedang Melakukan Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Pojok Update

© 2024 PojokUpdate.com

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Hukum dan Kriminal
  • Khazanah Desa
  • Opini
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Politik dan Pemerintahan
  • Seni dan Budaya
  • Sosial dan Ekonomi
  • Wisata dan Kuliner

© 2024 PojokUpdate.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In