BANGKALAN, PojokUpdate.com – Kondisi memprihatinkan dialami siswa di SD Negeri Tlomar 2, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sejumlah ruang kelas di sekolah tersebut masih berlantai tanah dan batu sehingga menimbulkan debu yang mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Nafa salah satu siswa SDN Tlomar 2, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, sejak kelas 1 hingga saat ini selalu merasakan ruang kelas yang berdebu. Pasalnya, sejak 2015 ruang kelas SDN Tlomar 2 sudah mengalami kerusakan.
Kendati demikian, ruang kelas yang berlantai tanah dan batu tersebut masih tetap digunakan oleh puluhan siswa yang bertahan di SDN Tlomar 2. Bahkan kondisi atap sekolah tersebut juga memprihatinkan.
“Biasanya debu didalam kelas itu terbang dan mengenai meja dan bangku. Kadang juga masuk ke mata kalau ada angin. Belajarnya jadi tidak nyaman,” cerita Nafa, Rabu (17/6/2026).
Sementara itu, Okta Tricahyana yang merupakan Kepala SDN Tlomar 2 mengungkapkan kekhawatirannya akan atap sekolah yang dipimpinnya jebol.
“Kasian para siswa dan guru kalau jebol. Karena bukan hanya lantainya ruang kelasnya yang memprihatinkan, atapnya juga,” paparnya.
Upaya pengajuan perbaikan sudah ia lakukan. Namun tak kunjung mendapatkan bantuan. Oleh karena itu, pihaknya tak bisa berbuat banyak.
“Kami khawatir saat musim hujan, gedung sekolah ambruk akibat hujan dan angin. Sedangkan saat kemarau, debu dari tanah di dalam kelas akan kering dan beterbangan mengenai siswa,” tuturnya.
Pihaknya tetap berharap adanya perbaikan supaya siswa bisa belajar dengan nyaman. Bahakan, akibat keadaan gedung sekolah yang memprihatinkan tersebut, banyak wali murid yang menyekolahkan anaknya di sekolah lain.
“Hanya 50 siswa yang bertahan di sekolah ini. Tiap kelas berisi 6 sampai 10 siswa. Ya kendalanya memang karena tanah sekolah ini masih percaton (aset desa). Makanya belum bisa diperbaiki,” jelasnya.
SDN Tlomar 2 hanya memiliki 6 ruang kelas dan tidak memiliki ruang guru, toilet maupun perpustakaan. Namun yang 3 ruang kelas sudah mengalami kerusakan yang berat. Oleh sebab itu, 3 ruang kelas yang dapat di gunakan bersama dengan cara disekat.(Abd Latif)










