JOMBANG, PojokUpdate.com – Warga Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan seorang remaja yang meninggal dunia di kamar mandi sebuah rumah kos, Jumat (12/6/2026) siang.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan kemudian dievakuasi menggunakan ambulans untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi, N, mengaku ikut membantu proses evakuasi korban setelah mendapat informasi dari penghuni kos lainnya sekitar pukul 11.45 WIB.
“Saya awalnya sedang tidur, lalu dibangunkan untuk membantu menggotong korban dari kamar mandi. Saat itu kondisinya sudah tidak bernyawa,” kata N saat ditemui, Sabtu (13/6/2026).
Menurut N, kakak korban yang tinggal satu kos menyampaikan bahwa adiknya diduga terpeleset di kamar mandi hingga tidak sadarkan diri.
Namun, saat proses evakuasi berlangsung, N mengaku melihat sejumlah tanda pada tubuh korban yang dinilai tidak wajar.
“Saya melihat ada lebam di sekitar mata dan bagian pergelangan tangan,” ujarnya.
N juga mengungkapkan bahwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia, sempat terjadi perselisihan di dalam kamar kos. Bahkan, ia mengaku mendengar suara korban yang meminta ampun.
Menurut pengakuannya, sekitar pukul 10.00 WIB dirinya sempat mendatangi kamar tersebut setelah mendengar keributan. Ia mengaku berusaha menenangkan situasi dan meminta agar pertengkaran tidak berlanjut.
“Saya sempat menegur agar tidak diteruskan karena khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” katanya.
Beberapa jam kemudian, korban ditemukan tergeletak di kamar mandi dalam kondisi tidak bernyawa. Korban diketahui baru sekitar dua pekan tinggal di rumah kos tersebut bersama kakaknya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh warga, keduanya berasal dari wilayah Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.
Sementara itu, Kapolsek Jogoroto AKP Mohamad Djulan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut dia, anggota kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan informasi.
“Kami sudah mendatangi lokasi kejadian. Untuk sementara penanganannya berkoordinasi dengan Polres Jombang,” kata Djulan saat dikonfirmasi.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Polisi juga belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait dugaan maupun hasil pemeriksaan yang sedang berlangsung.










