BANGKALAN, PojokUpdate.com – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, hingga kini belum juga beroperasi. Kondisi tersebut dinilai turut memperparah persoalan sampah yang hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
Untuk mendukung operasional TPST tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp711 juta untuk pengadaan berbagai mesin pengolah sampah. Namun, hingga pertengahan tahun 2026, pengadaan seluruh peralatan yang dibutuhkan belum juga rampung.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Bangkalan, Ach Siddik, menjelaskan bahwa proses pengadaan dilakukan dalam dua tahap. Saat ini, pengadaan tahap pertama telah selesai dan sejumlah mesin sudah terpasang di lokasi.
“Yang tuntas baru tahap pertama, yaitu empat unit mesin yang sudah dipasang, terdiri dari mesin baling press, pemisah label, pencacah plastik, dan chopper,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, pengadaan tahap kedua akan segera diproses agar seluruh fasilitas pendukung TPST dapat segera berfungsi. Total terdapat delapan unit mesin yang direncanakan untuk mendukung operasional pengolahan sampah di lokasi tersebut.
“Kami targetkan bulan ini seluruh mesin sudah terpasang sehingga TPST di Desa Masaran bisa segera beroperasi,” katanya.
Selain pengadaan mesin, kendala lain yang masih dihadapi adalah belum terpasangnya instalasi listrik di kawasan TPST. Padahal, anggaran sebesar Rp75 juta telah disiapkan untuk kebutuhan instalasi listrik.
Meski demikian, pemasangan jaringan listrik diperkirakan belum dapat diselesaikan dalam bulan ini, sehingga operasional TPST masih harus menunggu penyelesaian sejumlah fasilitas pendukung.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Bangkalan, Takdir Mukjizat, meminta DLH mempercepat penyelesaian pengadaan dan pemasangan seluruh mesin pengolah sampah agar manfaat TPST dapat segera dirasakan masyarakat.
“Semakin cepat pengadaan dan pemasangannya dirampungkan, semakin baik. Dengan begitu, TPST bisa segera beroperasi dan membantu mengurai persoalan sampah yang sampai sekarang belum terselesaikan di Bangkalan,” tegasnya.
Menurut Takdir, keberadaan TPST Masaran sangat penting untuk mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif di Kabupaten Bangkalan, terutama di tengah meningkatnya volume sampah yang dihasilkan masyarakat setiap hari.(And Latif)










