BANGKALAN, PojokUpdate.com – Seorang mahasiswa asal Surabaya berinisial MR menjadi korban pengeroyokan brutal yang diduga dipicu kesalahpahaman saat nongkrong bersama teman-temannya di Kabupaten Bangkalan, Madura. Korban ditemukan warga dalam kondisi tak sadarkan diri di pinggir jalan pada Sabtu (13/6/2026) dini hari.
Saat ditemukan, MR mengalami sejumlah luka akibat penganiayaan. Tubuhnya tampak babak belur, berlumuran lumpur, dan bersimbah darah. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan sebelum korban mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden pengeroyokan itu diduga berawal dari aksi saling ejek antara dua kelompok pemuda yang sedang berkumpul. Ketegangan yang semula hanya berupa adu mulut kemudian berkembang menjadi pertengkaran hingga berujung aksi kekerasan.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengatakan bahwa peristiwa tersebut diduga dipicu rasa tersinggung antara korban dan kelompok pemuda lainnya.
“Dari hasil penyelidikan sementara, kejadian ini bermula karena adanya kesalahpahaman. Korban bersama temannya diduga merasa tersinggung setelah terjadi saling ejek dengan kelompok lain, sehingga berujung pada pertengkaran dan pengeroyokan,” ujar Ipda Agung Intama, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, penyidik masih terus mendalami kronologi lengkap kejadian serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.
“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami sedang memburu terduga pelaku dan mendalami motif pasti yang melatarbelakangi pengeroyokan tersebut,” tambahnya.
Meski sempat mengalami luka cukup serius akibat pengeroyokan, kondisi korban kini dikabarkan mulai membaik. MR masih menjalani perawatan medis dan pemulihan pascakejadian.










